Ardan, Seniman Sejati

Arah jam menunjukkan pukul lima sore, saat membuka handphone,  diaplikasi mesengger ada pesan masuk " Ass...budi ardan so maninggal tdi mlam. Mohon doanya". Serentak kaget sekujur tubuh,  mendengarnya. Tapi itulah kehendak Allah pemilik kehidupan dan kematian.



Lukisan ini adalah Hadiah ulang tahun untuk saya yang ke 38. "Hahahaaa...hadia ultah tp blom slesai...." pesan dimesengger dua hari sebelum kepergian menemui Rabbul Jalil.  Allah Subhanawataala.
Setia dijalur seni sampai akhir hayat. Itulah pelajaran berharga yang saya ambil dari Almarhum Ardhan.  Pelukis asal Ternate ini setia memilih seni sebagai jalur hidupnya.
Mata Hati adalah awal perkenalan kami. Komunitas seni yang bermarkas di Falajawa II Ternate ini mewadahi beberapa seni.  Seni Ukir,  seni lukis,  sastra,  teater,  dan religi.  Nah,  Ardhan adalah salah satu mentor di kelas lukis.
Orangnya sederhana,  murah senyum dan baik kepada sesama,  senang berbagi dan setia.
Semoga Allah Subhanawataala memberikan tempat yang layak disisi-Nya ditemani dengan "lukisan-lukisan" indah sang Illahi Rabbi.  Allahumma Amin.
Powered by Blogger.